Ada pepatah yang mengatakan ‘like father like son’ atau ‘buah jatuhnya tidak jauh dari pohonnya’. Ini sebagai gambaran bagaimana seorang anak berkembang menjadi besar sesuai dengan apa yang dia dapatkan pada saat dia berada di lingkungan paling mendasar suatu kehidupan, yaitu keluarga. Kalau anak tersebut dibesarkan di lingkungan seorang pencuri, bukan tak mungkin anak tersebut menjadi seorang pencuri, dan bukan tak mungkin juga tidak menjadi seorang pencuri bukan? Kesempatan itu semua adalah 50:50 dan itu semua kembali lagi kepada anak itu sendiri, apakah anak itu sadar dengan apa yang dilakukannya.

Lingkungan keluarga adalah lingkungan yang paling dasar, paling fundamental untuk pembentuka karakter seseorang. Karena didalam lingkungan keluargalah seorang anak diajarkan lebih dari satu norma. Contohnya norma agama, norma susila, norma kepatuhan, dan masih banyak lainnya. Di keluarga seorang anak diajarkan bagaimana ia bersikap dan bertingkah laku didepan umum yang sesuai dengan norma agama, norma susila, norma kepatuhan. Lingkungan keluarga memiliki pengaruh yang cukup besar terhadap kehidupan sehari-hari seseorang karena sejatinya keluarga merupakan orang terdekat yang sehari-hari nya berada disekitar orang tersebut. Keluarga merupakan tempat dimana kita bisa menceritakan segala sesuatunya apa yang sedang kita alami.

Keluarga terkadang dapat memepengaruhi seseorang dalam mengambil keputusan karena dengan keluargalah orang yang terdekat dengan kita, mereka mengetahui apa yang terbaik untuk kita, begitu juga dalam hal pengambilan keputusan dalam dunia pendidikan. Pendidikan adalah usaha sadar dan terencana untuk mewujudkan suasana belajar dan proses pembelajaran atau pelatihan agar peserta didik secara aktif dapat mengembangkan potensi dirinya supaya memiliki kekuatan spiritual keagamaan, emosional, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dirinya, keluarga dan masyarakat. Oleh karena itu keluarga terkadang menjadi dasar kita dalam menentukan untuk melajutkan kependidikan yang lebih tinggi.

Keluarga merupakan lembaga pendidikan tertua, bersifat informal, yang pertama dan utama dialamai oleh anak serta lembaga pendidikan yang bersifat kodrati orang tua bertanggung jawab memelihara, merawat, melindungi, dan mendidik anak agar tumbuh adn berkembang dengan baik. Pendidikan keluarga disebut pendidikan utama karena di dalam lingkungan ini segenap potensi yang dimiliki manusia terbentuk dan sebagian dikembangkan. Bahkan ada beberapa potensi yang telah berkembang dalam pendidikan keluarga. Sebab persoalan yang sekarang jamak terjadi saat ini banyak orang tua yang stres dan depresi akibat persoalan hidup yang kompleks. Pada situasi ini bagaimana mungkin orang tua mampu memberikan pendidikan karakter yang dibutuhkan untuk menanamkan pendidikan karakter yang baik dari keluarga perlu dilihat dulu kondisi orang tua. Yang paling penting, membuang depresi kedua orang tua di tengah persoalan hidup yang kian kompleks.

Sayangnya, yang terjadi sekarang ini orang tua sering mengabaikan dan menyerahkan pendidikan karakter anak kepada sekolah. Persoalan baru pun muncul saat para pengajar (guru) yang harusnya bisa memberikan pendidikan karakter ini juga sudah membawa stres dari rumahnya. Ditambah dengan lingkungan sosial si anak yang kurang mendukung, jadilah masalah pendidikan karakter ini mandeg. Kalau sudah kompleks tidak ada yang mau disalahkan dalam kegagalan menanamkan pendidikan karakter ini.

Live online casino bonus canada.