3. Grafologi Penjurusan

Halo...

Hari ini saya akan membahas pengaplikasian grafologi untuk memilih jurusan kuliah. Memilih jurusan kuliah sering jadi dilema — baik bagi siswa, orang tua, guru, maupun konsultan pendidikan. Banyak yang bingung menentukan jurusan yang benar-benar sesuai dengan minat dan bakatDari pengalaman saya, grafologi bisa membantu mengenali potensi diri sehingga pilihan jurusan lebih tepat dan sejalan dengan masa depan.

Bocoran informasi:
Biasanya bulan Februari – April menjadi bulan tertinggi dalam permintaan analisa penjurusan.

Grafologi Penjurusan

Grafologi untuk Penjurusan Sekolah dan Kuliah

Berikut ini video materi bagaimana mengaplikasikan Grafologi dalam Penjurusan Kuliah, cukup lengkap, mencakup:

  • Ilustrasi tanda-tanda untuk jurusan tertentu
  • Berbagai jurusan di Indonesia,
  • Cuplikan  Buku “Occupational Traits Inventory” Dr. Erika Karohs
  • Tanda Grafologi untuk Jurusan Sekretaris Lengkap dengan Ilustrasinya, dll

Meskipun videonya di rekam beberapa tahun kemarin (di video, saya masih ‘langsing’) tapi isi materinya sampai sekarang  masih berbobot banget (mirip saya sekarang, gendut… hahaha) 😎 

Selamat menyimak… 

Btw suka ada yang nanya:

“Kang Aviv…. Kenapa sih Siswa suka Mengalami Kesulitan dalam Menentukan Jurusan Kuliah?”

Umumnya dari berbagai latar belakang alasan siswa mengalami kesulitan dalam menentukan jurusan kuliah, dua penyebab utamanya adalah:

1. Karena Belum Tahu... Ada Jurusan Apa Saja sih di Kuliah ?​

Dari penelitian sederhana yang saya lakukan, ternyata cukup banyak siswa mengalami kebingungan memilih jurusan dikarenakan mereka belum mengetahui atau belum memahami ada apa saja sih jurusan di kuliah itu.

Umumnya mereka tahunya: kedokteran, arsitektur, akuntansi, sastra inggris, dan jurusan yang sering didengar.

Sebaliknya, masih banyak yang belum tahu jurusan-jurusan seperti : teknik bioproses, metalurgi, biofisika, planologi, juga masih belum mengetahui perbedaan antara geologi, geografi, geofisika, dsj.

Bahkan terkadang masih banyak yang kesulitan membedakan antara psikologi & psikiater…

(Hayo siapa diantara Anda yang belum tahu perbedaan Psikolog & Psikiater? 🙂

Menyikapi masalah di atas adalah:

Bagi Anda yang hendak terjun di bidang konsultasi pendidikan, disarankan mempelajari berbagai jurusan yang ada (baik di Indonesia maupun internasional)
Memberi informasi pada siswa mengenai berbagai jurusan yang ada. (Saya pribadi sangat berharap di tingkat SMP & SMA diadakan mata pelajaran mengenai gambaran jurusan & pekerjaan)

Tips:

  • Untuk sementara, Anda bisa melakukan pencarian di Google mengenai berbagai jurusan kuliah dan mata pelajaran yang di pelajarinya. Ini penting bila Anda hendak terjun sebagai seorang grafolog dibidang pendidikan. Dari gambaran informasi jurusan tersebut nanti bisa di buatkan profil jurusannya.
  • Contoh, di salah satu buku karya Dr. Erika M. Karohs : Occupational Traits Inventory, beliau menjabarkan sekitar 500 jenis pekerjaan yang dikelompokkan ke dalam 100 kelompok besar untuk profesi pekerjaan dan penjurusan (Bahkan di kasih tau tanda-tanda grafologi dalam tulisan yang sesuai dengan jurusan tersebut. Seperti contoh yang saya bahas di video di atas 👆)

2. Karena Belum Tahu... Potensi Diri Sepenuhnya

Yes, penyebab lainnya siswa kesulitan dalam menentukan jurusan karena dia belum memahami potensi diri sepenuhnya. “who am I” nya belum dapet.

Nah, disinilah biasanya Psikotes berperan. Salah satu cara untuk mengetahui potensi siswa bisa dibantu dengan tes-tes psikologi. Berbagai tes psikologi bertujuan untuk menggali bakat dan minat siswa. Salah satunya adalah dengan Metode Grafologi.

Dalam grafologi, siswa diminta untuk menulis di selembar kertas (Dengan instruksi yang spesifik, seperti : “Silahkan menulis tentangdiri Anda, sekitar 1,5 halaman, kemudian di tutup dengan tanggal, tanda Tangan dan nama lengkap Anda”)

Setelah itu, nanti grafolog akan menganalisa berbagai temuan dan tanda dalam tulisan tersebut, kemudian di sesuaikan dengan profil jurusan yang sesuai dengan karakter siswa tersebut.

(Tahukah Anda? Di dalam program grafologi Program Master, Anda akan di ajarkan lebih dari 400 tanda dalam tulisan Tangan, sehingga bisa melihat kombinasi-kombinasinya dengan mendalam, termasuk potensi, hambatan, dllnya. Lihat detailnya materi yang di pelajari di Program Master).

Contoh Simulasi​

  • Sebelum seorang grafolog menganalisa tulisan siswa untuk penjurusan, maka dia perlu mengetahui dulu ‘profiling’ dari masing-masing jurusan.
  • Misalnya, untuk jurusan legal practice 👨‍⚖️: Hukum, Jaksa, Pengacara, Notaris, Dsj. Dengan gambaran lingkup aktifitas pekerjaannya: Berhubungan dengan pengaplikasian pengetahuan tentang undang-undang, Informasi dan penegakan hak & kewajiban hukum, perwakilan di pengadilan, menyiapkan dokumen hukum, negosiasi, berhubungan dengan pengadilan, administrative maupun kuasi yudisial, hakim, dsj.
  • Nah dari gambaran diatas, grafolog kemudian mencatat karakter / potensi apa saja yang diharapkan sebagai seorang legal practice, misal diantaranya:
    • Memiliki percaya diri yang tinggi
    • Tegas
    • Berfikir secara analitis & investigatif
    • Detail
      Kemampuan verbal yang baik
    • Diplomatis (Nilai Tambah)
    • Memiliki integritas yang tinggi
    • Proses berfikirnya bagus
    • Objektif
  • Nah barulah, setelah itu buat profile tanda-tanda grafologinya untuk legal practice diatas, misal:

Tanda grafologi untuk Percaya Diri (Self-Confidence), sbb:

(Dari 10 tanda, ini saya tuliskan 3 diantaranya ya):

  • Ukuran huruf cukup besar (Menggambarkan minat sosial yang cukup besar, kearah Ekstrovert)
  • Nama diawali huruf kapital (Menggambarkan Self-Esteem dirinya)
  • Tanda tangan yang proporsional dengan Tulisan Tangan (Menggambarkan keselarasan antara ideal Self & Real Self)

Tanda grafologi untuk berfikir Analitis & Investigatif:​

  • Huruf m & n dengan Sudut (Baik di bagian bawah untuk Analitis, atau di bagian atas untuk Investigatif)

Dan tanda lainnya (Lihat di Video ya 👇)

Nah, dengan melakukan langkah-langkah seperti itu, InsyaAllah akan memudahkan kita untuk membantu siswa mendapatkan jurusan yang sesuai.

Gimana, semakin seru ya belajar grafologinya?

Semoga materi ini bermanfaat.

Jadi Grafolog Profesional di Bidang Pendidikan

Untuk Anda yang ingin menjadi seorang ahli Grafologi Professional di Bidang Pendidikan, Disarankan mendalami program Comprehensive (CHA) ini:

“Terima Kasih dan Sampai Jumpa Besok!”
Kang Aviv

Pimpinan LKP Grafologi Indonesia
President KAROHS Internatioal School of Handwriting Analysis

Pelajari Juga...

Test Grafologi

Tes grafologi untuk mengungkap kepribadian lewat tulisan tangan, berguna untuk penjurusan, …..